Tangis Kerabat dan Keluarga Pecah saat 6 Jenazah Korban Kecelakaan Maut Tiba di Rumah Duka
Enam jenazah korban kecelakaan maut di jalur pantura Cirebon yang merupakan warga Kabupaten Batang tiba di rumah duka, Senin (4/4/2022) dini hari. Sejumlah keluarga dan kerabat tampak terpukul dan syok menyambut kepulangan jenazah.
Ke enam jenazah korban kecelakaan tiba di rumah duka masing-masing menjelang subuh. Masing-masing korban di antaranya Andri Prasetyo (35) yang merupakan pengemudi minibus serta Anan Hermansyah (25) yang merupakan supir cadangan.
Keduanya usai menjemput empat warga yang bekerja di Kabupaten Bogor di antaranya Dariyah (50) dan Sunarti (52) warga Desa Banjiran, Surotun Nisak (21), warga Masin serta Sulastri (48), warga Desa Cepagan Kecamatan Warungasem.
“Almarhum (Anan) rencana dari Bogor mau pulang ke Batang. Beliau aktif di Banser sudah lama, khususnya di Banser tanggap bencana selaku relawan yang siap sedia setiap ada musibah, belau jadi relawan di Bagana yang sangat aktif,” kata Maulana Yusuf, sahabat korban.
“Ini dalam rangka menjemput empat warga korban kecelakaan. Mereka merupakan pekerja di salah satu rumah makan di daerah Bogor,” kata Kepala Desa Cepagan, Heri Kiswanto.
Dia mengatakan untuk pemakaman jenazah atas nama almarhum Sulastri langsung dimakamkan dini hari ini di Dukuh Karangjati Desa Cepagan. “Untuk Mas Anan dan Andri Insyaallah dimakamkan besok,” ujarnya.
