Kisah Haru Anak Tunda Kuliah Demi Urusi Bapak Dan Ibunya Yang Lumpuh

 


Yang membuat netizen iba, suami istri lumpuh itu dirawat oleh anak lelakinyalantaran sudah tidak ada biaya. 

Kisah tersebut diceritakanoleh akun Facebook Niken Satyawati,Senin (4/7/) pukul 12.49 WIB. Senin (4/7) pagi saya menyempatkandiri menengok Pak Wahyu dan Bu Wahyu. Dulu mereka tetangga komplek Perum Gentan raya 2, di mana saya tinggal selama 3 tahunsetelah menikah.Bu Wahyu sudah 4 tahun ini berjuang melawan kanker payudara stadium 4. Karena pertimbanganbiaya, dia hanya berobat herbal ramuan daun teratai. Dan ketika sakit menyerang,dia diterapi sengat lebah untuk mengurangirasa sakit.

 Pak Wahyu dulunya pelaut. Lalu beliau alih kerja di darat agardekat dengan keluarga dan bisamerawat istri yang sakit. Penyakit yang diderita Bu Wahyu membuat keluarga ini habis-habisan.Harta-bendalepas satu per satu. Yang terakhir adalah rumah di komplek yang ditinggalibelasan tahun harus dilepas. Kini mereka tinggal di desa, mengontrak di rumah kecil satu ruangan dekat kuburan.Musibah tidak sampai di situ. Sekitar dua bulan lalu Pak Wahyu kena stroke. Setelah sempat dirawat di RS beberapa waktu, akhirnya Pak Wahyu dibawa pulang. Di tengah ruangan rumah kontrakannya, ada dipan. Suami-istri itu kini berbaring satu dipan. Sama-sama lumpuh. Sama-samasulit bergerak. Bu Wahyu mungkin lebih mending karena masih bisa bicara walau tubuhnya tinggal tulang dan kulit, serta bola matanya menonjol.

 Pak Wahyu tak bisa lagi mencari nafkah. Masih beruntung anak sulung, Yuki, sehabis wisuda D3 langsung diterima kerja di Bulog, Jakarta. Dialah kini yang menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Tahun ini, adik semata wayang Yuki yaitu Dicky, Iulus SMA dan diterima di Universitas Telkom Bandung. Namun Dicky sepertinya akan menunda masuk kuliah karena dia kini punya tugas mengurus kedua orangtuanya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel