Ramai Gerakan Baca Alquran di Malioboro, Ini Kata Tokoh Agama Islam di Jogja


Sebuah postingan di twitter yang mengomentari gerakan membaca Al Quran di Malioboro ramai dikomentari warganet. Mereka menilai gerakan membaca Al Quran tersebut tidak tepat jika dilaksanakan di trotoar Malioboro.

Akun twitter @irwan2yah mengunggah video ada beberapa orang yang jumlahnya tidak jelas tersebut sedang membaca Al Quran di trotoar Malioboro. Video tersebut disertai dengan beberapa narasi yang ditulis oleh pemilik akun.

"Katanya ini lagi gerakkan membaca Alquran di sepanjang Malioboro. Sy Muslim. Sy tdk anti baca Alquran. Tapi melihat fenomena ini jadi malu & knp tdk sekalian bawa Toa. Kita punya tempat ibadah bahkan ribuan disana knp tdk di dlm masjid & langgar itu enak di lihat adem tidak Riya," kata @Irwan2yah.

"Jika untuk 'Pamer atau unjuk kekuatan', maka jatuh pada Riya' sebagai Syirik Kecil krn beribadah tdk utk Allah SWT."

Jika baca Yasin dan Tahlil berjamaah di Rumah di makam dan Masjid adalah Bid'ah, lalu apakah membaca Qur'an rame2 di Pusat Perbelanjaan adalah Sunnah?" lanjutnya.

Postingan tersebut mendapat tanggapan dari warganet. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan hal tersebut.

Ketua Dewan Syuro, Muhammad Jazir mengomentari gerakan membaca Al Quran di Malioboro tersebut. Pria yang juga merupakan takmir Masjid Jogokariyan ini mengungkapkan bahwa Yogyakarta, adalah kota di mana berbudi luhur yang jadi pegangan. Sehingga ia meminta agar masyarakat jangan saling curiga. Lebih baik diterima semuanya harus disikapi dengan hati yang luas.

"Wonten Ngayogyakarta, nagari ingkang budi luhur dados cepengan, monggo kita sampun sujono, prayogi pun tampi sedaya kanthi manah ingkang longgar, (Yogyakarta merupakan daerah di mana budi luhur jadi pegangan. Mari kita jangan saling curiga)" katanya.

Menurutnya, jika gerakan membaca Al Quran tersebut bertujuan atau niatnya untuk ibadah maka gerakan tersebut adalah sesuatu bagus. Dan jika maksudnya baik dan memberi peringatan akan datang bulan Ramadan terus mengajak membaca Al Quran maka gerakan tersebut perlu digalakkan.

"Maos Al Quran menawi niatipun ibadah Inggih sae (membaca Al Quran jika niatnya ibadah adalah bagus), "ujar dia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel